Tim Lawan Diduga Lakukan Larangan Kepada Erman Safar-Marfendi Saat Lakukan Blusukan ke Warga

Tim Lawan Diduga Lakukan Larangan Kepada Erman Safar-Marfendi Saat Lakukan Blusukan ke Warga

BUKITTINGGI-Tim Pemenangan Paslon Erman Safar-Marfendi selalu berjuang untuk kemenangan pada Pilkada Bukittinggi 2020. Untuk itu paslon bergerak secara atraktif, persuasif dan optimis.

Pasangan calon (paslon) walikota dan wakil walikota Erman Safar-Marfendi berkesempatan lakukan blusukan di Kelurahan Manggis Ganting Kecamatan Mandiangin Koto Selayan. Rabu, (11/11-2020).

Calon Walikota H. Erman Safar menjelaskan sesuai STTP (Surat Tanda Terima Pemberitahuan Kampanye) yang dikeluarkan dari Polres dan KPU paslon boleh menemui warga dari rumah ke rumah.

Akan tetapi sangat disayangkan pada hari rabu pukul 14.20 WIB, datang salah seorang pria melarang Erman Safar dan tim memasang atribut kampanye di RW tersebut.

"Kami menyayangkan tindakan itu terjadi ketika kami sedang berkomunikasi dengan warga di sana," ujar Erman Safar.

Sementara itu salah seorang dari wakil DPC Gerindra Bukittinggi Syahril mengatakan bahwa ia termasuk tim relawan Erman Safar yang waktu itu dipanggil oleh ketua RT setempat bernama (M) yang menyampaikan  bahwa dia dihubungi oleh salah satu paslon bahwa tidak boleh melakukan blusukan di RT itu.

Tak lama berselang Syahril melihat 2 orang laki-laki beratribut salah satu paslon pilkada  berbicara dengan Erman Safar untuk tidak melakukan blusukan di wilayah itu.

Menyikapi hal itu Erman Safar berharap agar paslon lain bisa mengendalikan timnya supaya tidak ada gesekan diantara sesama paslon pilkada .

"Saya menghimbau bagaimana kampanye pilkada 2020 ini menjadi Pemilu Badunsanak," tandas Erman Safar. (LSY)