Pertanian Jagung Menjadi Komoditi Andalan di Pesisir Selatan

Pertanian Jagung Menjadi Komoditi Andalan di Pesisir Selatan

PESSEL-Selain memiliki jaminan pasar, jagung sebagai salah satu komoditi unggulan di Kabupaten Pesisir Selatan, memiliki potensi yang cukup besar bisa dikembangkan selain padi.

Agar komoditi itu bisa memberikan jaminan dan peluang ekonomi, maka masyarakat petani ditantang untuk juga mengembangkan komoditi jagung di daerah itu.
 
Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Pesisir Selatan, Nusirwan, Rabu (2/9/2020).

"Jagung merupakan salah satu komoditi petani dengan harga yang cukup menjanjikan. Dengan biaya rendah serta juga mudah dalam perawatan, tanaman ini memiliki pasar yang menjanjikan. Dari itu saya berharap kepada petani untuk juga melakukan pengembangan tanaman ini, selain tanaman padi," katanya.

Dikatakan juga bahwa jagung bisa menjadi alternatif pada lahan tidur, terutama sekali pada bekas sawah tadah hujan yang sudah mengalami kekeringan.

"Jika pemanfaatan terhadap lahan-lahan itu bisa dilakukan, maka Pessel akan bisa menjadi daerah sentra jagung Sumbar di masa datang. Bahkan selain lahan tidur, dan lahan tadah hujan, potensi pengembangan lahannya masih ada mencapai 2.500 hektar. Itu tersebar di 15 kecamatan yang ada. Belum lagi pada lahan pertanian yang ada melalui sistem tanam silang," ungkapnya.

Dijelaskan juga menjelaskan bahwa jagung juga bisa diolah menjadi berbagai jenis makanan.

"Dari itu ke depan saya berharap petani tidak hanya sekedar mampu meningkatkan dan memproduksi jagung saja. Tapi juga pintar memproduksi produk makanan dari olahannya," tutup Nusirwan. (rel/fy)