Pelanggar, Terdaftar 561 Warga Pasaman di Aplikasi Sipelada Sumbar

Pelanggar, Terdaftar 561 Warga Pasaman di Aplikasi Sipelada Sumbar

PASAMAN - Sebanyak 561 yang di catat pada Aplikasi Sipelada Sumbar bagi pelanggaran protokol kesehatan daerah tersebut. 

"Pelanggar Perda AKB Provinsi Sumatera Barat langsung di data dalam pencatatan ke aplikasi sistem informasi pelanggar Perda (Sipelada)," kata Aan Afrinaldi, kepada indonesiasatu.id, Kamis (05/11/2020).

Tim Gakkumdu Kabupaten Pasaman terus melakukan operasi penegakan protokol kesehatan covid-19 di wilayah Kecamatan Panti, Kamis (05/11/20).

Tim terpadu yang turun dalam operasi protokol kesehatan covid-19 dipimpin oleh Kasat Pol PP dan Damkar, Aan Afrinaldi, S.STP, dibantu 24 personil, dengan rincian dari unsur Kepolisian 5 orang, TNI 5 orang dan Satuan Pol PP 13 orang dan CPM 1 orang.

Aan Afrinaldi mengatakan bagi pelanggar Perda AKB provinsi Sumatera Barat langsung di data dalam pencatatan ke aplikasi sistem informasi pelanggar Perda (Sipelada).

Titik Operasi berada di Simpang Tiga Bundaran Panti dan fasilitas umum tempat pelaksanaan sanksi sosial adalah trotoar, taman dan tugu harimau Simpang Tiga Bundaran Panti dengan sasaran operasi adalah pedagang, pengunjung Pasar Panti Nagari Panti Kec. Panti dan pengguna jalan yang melintas di sekitarnya.

Aan juga menyampaikan, masih banyak dijumpai pedagang, pengunjung Pasar Panti dan pengguna jalan yang melintas di sekitarnya tidak menerapkan protokol kesehatan sebagaimana yang diatur dalam Perda Propinsi Sumatera Barat Nomor 6 Tahun 2020 tentang Adaptasi kebiasaan baru (AKB) dalam pencegahan dan pengendalian Corona Virus Disease 2019.

"Tim Gakkumdu, memberikan sanksi kepada pelanggar berupa kerja sosial, sebelum menjalankan sanksi, pelanggar menandatangani dokumen bukti pelanggaran dan mengenakan rompi khusus pelanggar protokol kesehatan, serta diberikan arahan pentingnya kepatuhan terhadap protokol kesehatan," ungkap Aan.

Operasi kali ini, kata dia, berhasil menjaring 94 pelanggar yang terdiri pedagang dan pengunjung Pasar serta pengguna jalan yang tidak memakai masker ketika berada diluar rumah.

"Jumlah pelanggar yang terjaring merupakan yang terbanyak semenjak Operasi Protokol Kesehatan Covid-19 di gelar oleh Tim Gakkumdu Kabupaten Pasaman," terangnya.