Oknum Kapolsek Yang Diduga Gelapkan BBM Akan Dicopot Dari Jabatannya

Oknum Kapolsek Yang Diduga Gelapkan BBM Akan Dicopot Dari Jabatannya
Foto : Kabidhumas Polda Sumbar Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto, S.Ik

TANAH DATAR - Tersangka penggelapan BBM operasional Polres Tanah Datar yang menjabat Kapolsek salah satu jajaran dengan inisial Iptu A akan segera di copot dari jabatannya.

Hal itu disampaikan Kabidhumas Polda Sumbar Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto, S.Ik. Menurut Satake setelah pihaknya berkoordinasi dengan Kabid Propam Polda Sumbar bahwa Paminal Propam sedang mempersiapkan rekomendasi mutasi jabatan terhadap Iptu A.

"Yang bersangkutan kan' sudah ditetapkan tersangka dan berkasnyapun sudah dilimpahlan ke Kejaksaan, jadi setelah saya koordinasikan dengan Kabid Propam bahwa mutasi untuk yang bersangkutan sedang dipersiapkan", kata Satake melalui sambungan telpon, Rabu (30/09)  saat diminta menanggapi berita indonesiasatu.id sebelumnya.

Satake menanbahkan penerapan sangsi kode etik dan disiplin juga akan dikenakan terhadap Iptu A, namun hal itu baru bisa dilakukan setelah putusan pengadilan.

"Untuk sangsi kode etiknya, kita kan menganut azas praduga tak bersalah, jadi kita tunggu keputusan pengadilan yang incraht dulu", tambahnya.

Seperti yang diberitakan indonesiasatu.id sebelumnya, kasus penggelapan BBM sebanyak 3 ribu liter yang melibatkan tersangka Iptu A bermula pada pertengahan tahun 2019 saat tersangka menjabat Kasubag Sarpras Polres Tanah Datar, saat itu tersangka Iptu A menangkap tangan tersangka U saat sedang melakukan penggelapan BBM, namun Iptu A bukannya memproses atau melaporkan perbuatan yang dilakukan U, tersangka Iptu A justru malah meminta bagian dari kejahatan itu. (JH)