Jaksa Masuk Sekolah Ingatkan Siswa SMK Jauhi Narkoba

Jaksa Masuk Sekolah Ingatkan Siswa SMK Jauhi Narkoba
Kajari Pasaman Barat melalui Kasi Intel, Arianto, S.H, M.H saat melakukan sosialisasi penyuluhan hukum ke SMK Al Fatih Pasbar (Ist)

PASBAR--Program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) Kejaksaan Negeri Pasaman Barat, Sumatera Barat mengingatkan para Siswa sebagai generasi muda akan bahaya dari Narkotika, Kamis (29/10/2020).

Kajari Pasaman Barat melalui Kasi Intel, Arianto, S.H, M.H saat melakukan sosialisasi penyuluhan hukum ke SMK Al Fatih Pasbar mengatakan bahaya Narkoba dalam jangka panjang bisa menyebabkan kematian.

"Dampak negatif bagi pengguna narkoba terhadap anak atau remaja adalah perubahan sikaf, kepribadian, sering membolos, menurunnya kedisiplinan dan nilai nilai pelajaran dan menjadi mudah tersingdung. Kemudian sering mengantuk, malas, dan tidak memperdulikan kesehatan diri sendiri hingga bisa berujung pada resiko kematian," ungkap Arianto, SH,MH.

Narkoba kata Arianto istilah untuk Narkotika, psikotropika dan berbahaya lainnya. Istilah yang sering dipakai adalah NAPZA (Narkotika, Alkohol, Psikotropika dan zat adiktif lainnya).

"Narkotika adalah zat atau obat dari tanaman baik sintesis maupun semi sintesis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan, yang dibedakan dalam golongan-golongan sebagaiamana terlampir dalam Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Kalau masih nekat melanggar, tentu akan dipidana penjara," tegasnya.

Arianto juga meminta Siswa untuk tidak ikut dalam aksi demo yang berujung anarkis didaerah setempat.

"Demo yang bersifat anarkis itu jelas melanggar Undang-undang. Apalagi kebanyak kita lihat aksi anak-anak SMK dalam demo banyak ditunggangi oleh pihak lain. Makanya sesuatu perbuatan yang dapat merusak citra kita sebagai siswa jangan dilakukan. Sebab akan berbenturan dengan aparat hukum," katanya.

Pihaknya juga meminta kepada para Siswa setempat untuk tidak melakukan aksi balap liar yang sering terjadi di Jaur 32 Simpang Empat.

"Perbanyaklah kegiatan positif yang bisa menunjang pembelajaran kita sebagai Siswa disekolah. Agar masa-masa disekolah bisa dimanfaatkan untuk hal-hal bermanfaat sebagai penunjang mencapai cita-cita masa depan kita. Agar hidup dimasa tua tenang dan bahagia," ungkapnya.

Sementara Kepala Sekolah SMK Al Fatih Pasaman Barat, Benny Aziz Nasution mengaku sangat mengapresiasi akan kedatangan tim Jaksa Masuk Sekolah (JMS) dalam memberikan penyuluhan hukum bagi siswa setempat.

"Saya sebagai Kepala Sekolah merasa senang atas kedatangan JMS di SMK AL FATIH ini. Karena bisa memberikan arahan kepada Siswa agar melek hukum. Sehingga terhindar dan memahami bahaya Narkoba yang bisa merusak generasi penerus Bangsa," ungkap Benny Aziz.

Pihaknya berharap dengan semakin gencarnya JMS masuk kesekolah-sekolah hendaknya bisa menekan tindakan kriminal, baik kenakalan remaja ataupun yang menjurus kepada curanmor.

(hsn)