Gelapkan BBM Operasional Polri Ribuan Liter, Oknum Kapolsek Jadi Tersangka

Gelapkan BBM Operasional Polri Ribuan Liter, Oknum Kapolsek Jadi Tersangka
Foto : Ilustrasi

TANAH DATAR - Seorang oknum Kapolsek dari jajaran Polres Tanah Datar berinisial Iptu A diduga menggelapkan Bahan Bakar Minyak (BBM) sebanyak ribuan liter.

BBM yang sedianya dialokasikan untuk operasional Polres Tanah Datar itu diduga digelapkan oleh Iptu A yang saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka bersama seorang oknum Pekerja Harian Lepas (PHL) bagian Sarana dan Prasarana (Sarpras) Polres Tanah Datar berinisial U yang juga sudah ditetapkan tersangka dan di tahan semenjak dua bulan lalu.

Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejaksaan Negeri Tanah Datar Edo Dedepisano, SH membenarkan penetapan tersangka Iptu A, Edo juga menambahkan bahwa berkas perkara tersangka sudah di serahkan oleh penyidik Polres Tanah Datar ke Kejari Tanah Datar.

"Benar, yang bersangkutan statusnya sudah ditetapkan tersangka. Untuk berkas perkaranya juga sudah dilimpahkan ke kita, namun setelah kita teliti ternyata masih ada yang kurang dan kita kembalikan ke penyidik untuk dilengkapi", kata Edo ke sejumlah awak media di kantor Kejaksaan Tanah Datar, Rabu (30/09).

Informasi yang berhasil dihimpun indonesiasatu.id kasus penggelapan BBM sebanyak 3 ribu liter yang melibatkan tersangka Iptu A bermula pada pertengahan tahun 2019 saat tersangka menjabat Kasubag Sarpras Polres Tanah Datar, saat itu tersangka Iptu A menangkap tangan tersangka U saat sedang melakukan penggelapan BBM, namun Iptu A bukannya memproses atau melaporkan perbuatan yang dilakukan U, tersangka Iptu A justru malah meminta bagian dari kejahatan itu.

Saat indonesiasatu.id mengkonfirmasikan informasi ini ke pihak Polres Tanah Datar, Kasubag Humas Iptu Desfriarta mengatakan bahwa ia akan melakukan konfirmasi dulu ke penyidik.

"Saya konfirmasi dulu ke penyidik ya, nanti saya sampaikan hasilnya" tulis Kasubag saat dikonfirmasi melalui layanan WhatsApp pribadinya, Rabu (30/09) pagi. (JH)